.: media bersama berbagi visi, ide dan gagasan :.

Klarifikasi Istilah Teknis Auditing di lingkungan Pengawasan Pemerintah

Terima kasih atas kunjungannya. Lihat halaman Daftar Isi dan Komentar / Tambahan Penjelasan Terbaru

Sumber: criskuntadi.blogspot.com

//4.bp.blogspot.com/_RGCub6hhoa4/SRzT0PaBxKI/AAAAAAAAAFg/xt9dwQhO7rA/S220/IMG_1162Banyaknya istilah teknis auditing yang digunakan oleh berbagai pihak yang menyangkut atau berkaitan dengan pengawasan. Istilah tersebut terkadang sulit untuk dimengerti atau dipahami karena rujukannya yang kurang jelas, dan acapkali istilah yang berbeda digunakan untuk pekerjaan yang sama. Sementara suatu istilah dapat berbeda pengertiannya di antara pemakai atau bahkan diantara pedoman audit yang berlaku.

Atas dasar itu Pusat Penelitian dan Pengembangan Pengawasan BPKP, memandang perlu melakukan upaya pengklarikasian berbagai istilah teknis auditing yang selama ini telah banyak digunakan namun tanpa pemahaman yang seragam, baik yang sifatnya kontroversial maupun non kontroversial.

Selengkapnya »

Daerah bakal Meraih Insentif Bila Mampu Naikkan IPM

Sumber: Menkokesra

Pemerintah akan memberikan insentif bagi pemerintah daerah yang berhasil menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mulai 2009. Insentif yang diberikan nantinya dalam bentuk kenaikan Dana Alokasi Umum (DAU).

"Ada dua indikatornya kenapa daerah dapat insentif. Pertama: IPM termasuk dalam itu adalah inflasi, pertumbuhan ekonomi, pengangguran serta kemiskinan. Yang kedua, kenaikan PAD dari tax ratio. Insentif nantinya dalam bentuk DAU," kata Dirjen Perimbangan Keuangan Depkeu Mardiasmo seusai seminar Perkuatan Perekonomian Daerah Dalam Rangka Mengantisipasi Krisis Finansial Global di Gedung Bappenas, Jakarta, Senin (3/11).

Ia mengatakan, jika IPM dan tax ratio naik, pemerintah akan mengaitkan kedua hal itu dengan Indeks Kemahalan Konsumsi (IKK) untuk menentukan formula DAU. Karena setiap IKK masing-masing daerah berbeda. "Seperti Aceh dan Yogyakarta, itu kan beda," ujarnya.

Selengkapnya »

Ekonomi Pedesaan Berpotensi terkena Dampak Krisis Ekonomi Global

Sumber: Rilis Berita Universitas Gadjah Mada

//www.ugm.ac.id/headers/lambangKrisis ekonomi global tidak hanya berdampak pada krisis sektor pasar modal, namun juga berdampak bagi ekonomi perdesaan.

Namun dampak krisis pada ekonomi perdesaan bergantung pada jenis barang impor (import content) yang dikonsumsi masyarakat perdesaan. Semakin tinggi barang impor yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan, maka akan semakin besar dampaknya.

Demikian disampaikan oleh dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, Dr Rimawan Pradiptyo dalam “Diskusi Krisis Finansial Dunia dan Dampaknya pada Perekonomian Pedesaan”, Kamis sore (16/10), di ruang seminar Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) UGM. Selengkapnya »