.: media bersama berbagi visi, ide dan gagasan :.

From Program to Performance Budgeting: The Challenge for Emerging Market Economies

Terima kasih atas kunjungannya. Lihat halaman Daftar Isi dan Komentar / Tambahan Penjelasan Terbaru

By Jack Diamond, International Monetary Fund (IMF) - Fiscal Affairs Department

Many emerging market economies are trying to improve their budget processes and move to performance-based budgeting.

//papers.ssrn.com/sol3/header/logo_socialThis paper first reviews the evolution of the “new” performance budgeting model, increasingly being applied in industrial countries. By identifying its main components, the tasks faced by emerging market economies when converting their present budget systems to this model are determined.

It is recognized that this conversion will not be easy and require four major reform elements.

  • First, any existing program structure must be set in the wider context of strategic budget planning and medium-term budget frameworks.
  • Second, this typically involves redesigning and refining existing program structures.
  • Third, existing budget-costing systems and associated skills will probably need to be improved.
  • Fourth, and perhaps most difficult, a new system of accountability and budget incentives needs to be introduced.

For emerging market economies, these should be viewed as the prerequisites for a successful introduction of the new performance-budgeting model.

Download dari sumbernya di: SSRN Online

Curah Gagasan sebagai Cara Sederhana Identifikasi Kegiatan

rusmanik di acehLingkungan yang bersih, asri, sehat dan aman akan meningkatkan kenyamanan hidup. Ini adalah salah satu tantangan yang dihadapi daerah perkotaan. Khusus masalah persampahan, berdasarkan data-data BPS tahun 2000, dari 384 kota yang menimbulkan sampah sebesar 80.235,87 ton setiap hari, penanganan sampah yang diangkut ke dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanyalah sebesar 4,2 %, yang dibakar sebesar 37,6 % , yang dibuang ke sungai 4,9 % dan tidak tertangani sebesar 53,3 %.

Siapakah pelaku utama dalam manajemen persampahan, kebersihan, kesehatan dan keasrian lingkungan? Banyak pihak terlibat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, asri dan aman. Diantaranya, peran serta masyarakat sangat penting dan strategis untuk mewujudkan kondisi tersebut.

Bilapun peran para pihak lainnya sangat tinggi, tetapi bila tidak diikuti oleh masyarakat, maka akan sangat sulit untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, asri dan aman. Selengkapnya »

Mengkaji Daya Dorong RAPBN 2009

Anggito Abimanyu - 19 Agustus 2008
Kepala Badan Kebijakan Fiskal-Depkeu

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2009 di depan Sidang Paripurna DPR pada 15 Agustus 2008. Sebagai basis perhitungan RAPBN 2009, pemerintah menggunakan asumsi pertumbuhan ekonomi 6,2%, tingkat inflasi 6,5%, nilai tukar rupiah rata-rata Rp9.100 per US$, dan suku bunga SBI 3 bulan rata-rata 8,5%.

Pendapatan negara dan hibah direncanakan Rp1.022,6 triliun, meningkat Rp127,6 triliun (14,3%) dari APBN-P 2008. Belanja negara mencapai Rp1.122,2 triliun, naik Rp132,7 triliun (13,4%) dari APBN-P 2008. Dengan demikian, defisit anggaran 2009 sebesar Rp99,6 triliun (1,9% PDB). Angka ini naik dari APBN-P 2008 sebesar Rp94,5 triliun. Selengkapnya »