Terima kasih atas kunjungannya. Lihat halaman Daftar Isi dan Komentar / Tambahan Penjelasan Terbaru
Manajemen Keuangan Daerah merupakan salah satu bagian inti dari Kebijakan Publik di Daerah. Berpengaruh menentukan kinerja Pemda dalam peningkatan kesejahteraan rakyat di Daerah.
Banyak hal dari Manajemen Keuangan Daerah yang masih perlu digali, diteliti, dan dikaji untuk kemudian menemu-kenali rekomendasi yang relevan untuk perbaikan Manajemen Keuangan di Daerah.
Tulisan ini menjadi pembuka untuk curah pendapat tentang research question yang hot pada domain Manajemen Keuangan Daerah. Tulisan ini diinspirasi oleh Pak Abshor pada link ini. Pesan yang disampaikan adalah:
sy sdg menrancang penltn dg topik anggaran dg objek APBD Pemda. mhn bantuan hot isue dari perspektif manajemen keuangan. tks
Kepada Bapak / Ibu / Saudara yang sedang berkunjung, kami mohon kesediannya untuk ikut serta dalam curah pendapat melalui form komentar.
Sebelum dan sesudahnya, kami ucapkan terima kasih.
By Jack Diamond, International Monetary Fund (IMF) - Fiscal Affairs Department
Many emerging market economies are trying to improve their budget processes and move to performance-based budgeting.
This paper first reviews the evolution of the “new” performance budgeting model, increasingly being applied in industrial countries. By identifying its main components, the tasks faced by emerging market economies when converting their present budget systems to this model are determined.
It is recognized that this conversion will not be easy and require four major reform elements.
-
First, any existing program structure must be set in the wider context of strategic budget planning and medium-term budget frameworks.
-
Second, this typically involves redesigning and refining existing program structures.
-
Third, existing budget-costing systems and associated skills will probably need to be improved.
-
Fourth, and perhaps most difficult, a new system of accountability and budget incentives needs to be introduced.
For emerging market economies, these should be viewed as the prerequisites for a successful introduction of the new performance-budgeting model.
Download dari sumbernya di: SSRN Online
Sumber: Rilis Berita Universitas Gadjah Mada
Krisis ekonomi global tidak hanya berdampak pada krisis sektor pasar modal, namun juga berdampak bagi ekonomi perdesaan.
Namun dampak krisis pada ekonomi perdesaan bergantung pada jenis barang impor (import content) yang dikonsumsi masyarakat perdesaan. Semakin tinggi barang impor yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan, maka akan semakin besar dampaknya.
Demikian disampaikan oleh dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM, Dr Rimawan Pradiptyo dalam “Diskusi Krisis Finansial Dunia dan Dampaknya pada Perekonomian Pedesaan”, Kamis sore (16/10), di ruang seminar Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) UGM. Selengkapnya »
Komentar / Tambahan Penjelasan Terbaru